Bahasa Indonesia

Amati satu jendela empat kali dalam sehari

Biarkan bingkai diam sementara hari bergerakPilih jendela biasa yang kamu lewati setiap hari. Foto pemandangan yang sama empat kali tanpa mempercantik atau menatanya. Perubahan kecil pada cahaya, pemakaian ruang, dan perhatian akan menjadi cerita yang tidak bisa ditangkap satu foto indah saja.Biarkan bingkai diam sementara hari bergerak

1
Pagi: yang datang pertama Ambil bingkai pertama sebelum ruangan benar-benar sibuk. Sertakan tepi jendela agar komposisinya mudah diulang. Tambahkan satu baris tentang hal pertama yang dibuka oleh cahaya, bukan gambaran pagi yang kamu harapkan.
2
Tengah hari: yang hampir menghilang Kembali saat cahaya terasa datar atau langsung. Berdirilah di posisi yang sama dan perhatikan hal yang dipudarkan, disembunyikan, atau justru dibuat jelas oleh cahaya terang. Catatan yang berguna juga memuat bagian hari yang biasa saja.
3
Senja: yang dipantulkan ruangan Saat matahari turun atau lampu dalam ruangan menyala, ulangi bingkainya. Cari pantulan, siluet, atau tanda bahwa ruang di dalam mulai muncul di kaca. Tulis perubahan di dalam dan di luar.
4
Malam: yang masih terlihat Ambil foto terakhir setelah gelap tanpa menempelkan kamera ke kaca. Biarkan kegelapan dan pantulan menjadi bagian gambar. Catat satu detail yang tetap menambatkanmu pada tempat yang sama.
5
Baca empat bingkai sebagai satu cerita Susun foto sesuai urutan dan tambahkan keterangan singkat di bawah masing-masing. Tutup dengan satu kalimat tentang perubahan yang tidak kamu duga. Simpan set ini untuk dibandingkan pada musim lain, atau kirim kepada orang yang dulu mengenal pemandangan ini. Baca empat bingkai sebagai satu cerita
Bikin punyamu sendiri

Ubah yang kamu tahu jadi langkah-langkah seperti ini — lalu bagikan lewat tautan yang bisa dibuka siapa pun tanpa akun.

Mulai di Stepzu
Download di App Store Dapatkan di Google Play